5 Komoditas Indonesia yang Tidak Disangka Laku Keras di Luar Negeri

Melakukan bisnis kirim barang ke Singapura banyak dilakukan oleh pebisnis Indonesia karena banyak produk-produk Indonesia yang diminati oleh pasar luar negeri. Sebut saja berbagai jenis makanan dan minuman yang ternyata dilirik oleh konsumen luar negeri.

Bukan hanya komoditas ekspor biasa, melainkan barang yang selama ini tidak disangka bisa laku di pasar dunia. Hal ini tentu memberi keuntungan, bukan hanya kepada importir melainkan juga untuk para produsen barang-barang tersebut.

Komoditi Ekspor Indonesia ke Luar Negeri

Ternyata barang atau produk makanan yang selama ini dianggap tidak mungkin disukai masyarakat luar negeri malah sangat disukai oleh konsumen mancanegara sehingga banyak dipesan. Berikut beberapa komoditas ekspor Indonesia ke luar negeri dari produk-produk lokal yang tidak disangka:

1.     Jengkol

Anda suka makan jengkol? Ternyata orang luar negeri juga suka mengonsumsi makanan satu ini. Jengkol dapat diolah menjadi berbagai variasi olahan makanan. Namun, yang laku di pasar internasional adalah olahan rendang dari jengkol.

Olahan rendang jengkol dalam bentuk siap saji telah dikonsumsi oleh orang-orang dari Jepang, Korea, Australia, dan Jerman. Sungguh tidak disangka jengkol yang dianggap makanan kampungan ternyata sudah go international.

2.     Belut

Belut merupakan salah satu hewan yang dapat dikonsumsi dan kaya manfaat. Belut biasanya ditemukan di persawahan dan dikonsumsi para petani sebagai lauk sehari-hari. Namun, siapa sangka belut juga diminati oleh konsumen dari berbagai negara di luar sana. Salah satunya adalah Tiongkok. Saat ini bisnis belut tengah berkembang dan memiliki potensi besar.

3.     Mahkota Raja

Jika Anda melakukan bisnis kirim barang ke Singapura mengapa tidak mencoba mendistribusikan mahkota raja ke luar negeri? Kerajinan ekonomi kreatif mahkota raja atau kuluk manten saat ini kebanjiran order dari konsumen mancanegara.

Kuluk manten memiliki bentuk yang unik membuat banyak orang dari Thailand, Suriname, dan Belanda tertarik. Omset penjualan kuluk manten ke luar negeri yang didapat oleh para pengrajin bisa mencapai 6,5 juta per bulan. Selain kuluk manten beberapa aksesoris pelengkapnya juga banyak dipesan.

4.     Air Laut

Bagaimana bisa air laut menghasilkan banyak uang? Mungkin jika yang dijual garam tidak akan menimbulkan keanehan. Namun, jika yang dijual air lautnya, tentu akan membuat yang mendengar geleng kepala.

Nyatanya, banyak negara yang mengimpor air laut dari Indonesia karena tidak memiliki cadangan sendiri. Impor air laut ini dilakukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari bahan baku alternatif hingga untuk mengisi akuarium. Omset ekspor air laut Indonesia mencapai 73 miliar per tahun.

5.     Rambut Manusia

Biasanya jika Anda potong rambut di salon, rambut Anda hanya akan dibuang begitu saja. Namun, sekarang banyak yang memanfaatkan rambut-rambut tersebut untuk industri pembuatan wig fesyen di luar negeri. Rambut-rambut hasil potongan ini diminta oleh pengrajin dari Prancis dan Italia karena membutuhkan warna hitam asli dari rambut orang Asia.

Ternyata, barang-barang yang selama ini tidak disangka akan menghasilkan banyak uang dapat memberikan keuntungan besar. Oleh sebab itu, jasa kirim barang ke Singapura dan berbagai negara lainnya semakin dibutuhkan agar bisa mengimbangi perdagangan komoditas antar negara ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Mengenal Heartburn, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya Bersama SehatQ

Fri Mar 12 , 2021
Pernahkah Anda mengalami rasa nyeri yang sangat menyakitkan pada bagian dada atau ulu hati seperti rasa terbakar atau ditusuk-tusuk? Jika iya, bisa jadi Anda mengalami heartburn. Kondisi ini terjadi karena sistem pencernaan terganggu sehingga membuat asam lambung naik hingga ke kerongkongan dan melukai dinding kerongkongan. Rasa nyeri ini dapat muncul […]