Mengulas Tentang Pentingnya Sepeda Roda Tiga untuk Perkembangan Anak

Memiliki anak yang sangat aktif bergerak di rumah memang terkadang merepotkan. Kita harus senantiasa mengawasi setiap pergerakannya karena khawatir sang anak berbuat hal yang aneh-aneh dan terkadang membahayakan dirinya sendiri. Namun dibalik semua itu, kebanyakan ibu-ibu menyukai anaknya yang aktif daripada pasif. Anak yang aktif umumnya lebih sehat dan lebih mudah menerima hal-hal baru. Usia batita umumnya merupakan usia dimana si kecil sedang senang-senangnya aktif bergerak. Di usia ini si kecil mudah tertarik dengan hal-hal baru, misalnya saja bermain sepeda. Umumnya sepeda roda tiga  menjadi pilihan pengenalan sepeda pertama kali untuk si kecil.

Sepeda dengan roda tiga dinilai lebih tepat untuk tahap dasar pembelajaran dan juga lebih aman untuk si kecil. Sepeda dengan ciri bagian depan memiliki satu roda dan bagian belakang dua roda ini, tidak akan mudah oleng keseimbangannya berkat dua roda di belakangnya. Bermain sepeda jenis ini ternyata memiliki banyak manfaat yang berguna untuk mendukung tumbuh kembang si kecil. Anda tertarik dengan manfaat apa saja yang bisa didapatkan bukan? Berikut ini beberapa diantaranya:

  • Belajar mengenal arah.

Si kecil akan mulai belajar mengenal arah saat mengendarai sepeda roda tiga. Anda sebagai orang tua bisa mengenalkan berbagai arah pada si kecil, mulai dari arah depan, belakang, kiri, kanan, dlsb. Sesekali Anda bisa menguji si kecil dengan memberi perintah untuk belok kiri, maju ke depan, atau putar ke arah kana, dlsb agar si kecil lebih cepat memahami serta bisa meningkatkan kemampuan si kecil dalam berkonsentrasi.

  • Meningkatkan kemampuan motorik.

Di usai batita kemampuan motoriknya masih sangat terbatas. Untuk itu sebagai orang tua Anda bisa mulai melatih motoriknya secara bertahap agar tidak terhambat. Belajar mengendarai sepeda bisa meningkatkan kemampuan motorik anak, seperti saat gerakan kaki mengayuh pedal sepeda dan tangan yang mengarahkan stang sepeda. Anak pun akhirnya akan lebih aktif dan daya tahan fisiknya lebih kuat.

  • Mengasah ketangkasan.

Saat bermain sepeda, anak akan mulai berlatih menjaga keseimbangan laju sepeda agar tidak terjatuh, sehingga secara tidak langsung hal ini bisa mengasah ketangkasan si kecil. Selain itu terkadang saat bersepeda si kecil akan menemui berbagai hambatan, misalnya kesulitan berjalan di jalanan yang berbatu, berbelok, dlsb. Saat menemui hal ini, si kecil akan belajar mengambil keputusan dan mengatasi hambatan tersebut.

  • Meningkatkan kemampuan berkoordinasi.

Bersepeda juga bisa melatih anak dalam berkoordinasi. Saat mengendarai sepeda, anak akan lebih aktif menggerakkan bagian tubuhnya terutama bagian kakinya yang mengayuh pedal sepeda. Hal ini akan membantu meningkatkan koordinasi sistem kerja tubuh pada anak antara bagian otak dan gerakan kaki kiri maupun kanan yang bergantian.

  • Merangsang pertumbuhan tulang.

Ternyata bersepeda di usia batita juga memiliki manfaat merangsang pertumbuhan tulang anak, terutama pada tulang paha, tungkai, dan telapak kaki yang terus aktif saat mengayuh sepeda. Terdapat jaringan tulang pada bagian-bagian tersebut yang dapat tumbuh membesar serta memanjang yang disebut juga dengan garis epiphysis.

Melihat beberapa manfaat bermain sepeda roda tiga pada usia batita, tentu Anda sebagai orang tua tidak mau ketinggalan bukan? Untuk itu Anda bisa memulainya dari membelikan sepeda jenis ini untuk si kecil dengan pertimbangan nyaman saat digunakan. Anda bisa berbelanja langsung di toko sepeda maupun dari situs belanja online. Pilihlah sepeda dengan kualitas yang baik. Bahan sepeda dari plastik akan lebih baik digunakan pada usia batita karena lebih aman dan ringan saat di pakai berkendara si kecil. Tak lupa Anda bisa mempertimbangkan budget dengan sepeda (Link ke https://www.bukalapak.com/c/sepeda/fullbike/) yang akan dibeli.

Leave a Comment