Bukan Makanan, Kondisi Ini Juga Bisa Menyebabkan Kontraksi

Kontraksi tentu saja merupakan pertanda baik saat masa kehamilan Anda semakin mendekati waktu perkiraan persalinan. Namun, jika pergerakan rahim yang intens itu terjadi jauh sebelum waktu Anda melahirkan, Anda hanya akan merasakan keram yang berlebihan. Faktanya, bukan hanya makanan yang bisa menyebabkan kondisi ini, namun juga dari aktivitas yang Anda lakukan.

  1. Olahraga

Keram yang muncul disertai dengan menegangnya dinding rahim bisa disebabkan oleh olahraga yang belebihan. Olahraga tentu saja baik untuk kesehatan, namun intensitasnya sangat perlu dikontrol, terlebih lagi saat perut Anda sudah semakin membesar. Hentikan sejenak aktivitas olahraga yang menguras tenaga Anda, agar tak terjadi masalah pada kandungan Anda.

  1. Hubungan Intim

Hubungan intim tentu boleh saja Anda lakukan saat sedang hamil, namun harus tetap dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda. Rasa sakit karena pergerakan otot-otot rahim setelah berhubungan suami istri biasanya terasa intens dan menyakitkan. Anda bisa merasakan sakit hingga satu jam lamanya, sebelum rasa sakit itu benar-benar hilang.

  1. Pengobatan Akupunktur

Dilansir dari healthline.com, jika Anda mengikuti sesi pengobatan akupunktur, Anda memiliki kemungkinan untuk mengalami kontraksi pada saat hamil. Hal ini disebabkan karena pengobatan akupunktur akan membantu penyebaran hormon oksitosin dalam tubuh Anda. Hormon oksitosin merupakan hormon yang bisa merangsang kerja otot pada dinding rahim.

  1. Kurang Mengonsumsi Cairan

Bukan hanya menjaga agar Anda tetap segar saat sedang hamil, namun ketersediaan cairan akan menghindarkan Anda dari kontraksi palsu. Jangan sampai Anda mengalami dehidrasi, apalagi saat sedang mengandung. Jika Anda membiarkan tubuh kekurangan cairan, maka Anda berisiko mengalami pembukaan prematur. Hal ini dapat membahayakan keselamatan Anda dan juga janin.

  1. Stimulasi Pada Puting Susu Ibu

Jika Anda menyusui saat sedang hamil, kemungkinan otot-otot rahim pada terstimulasi pada saat itu sangat tinggi. Hal ini juga berlaku saat Anda melakukan proses pemompaan ASI. Pergerakan otot pada rahim mungkin akan menyebabkan Anda merasa keram dan tak nyaman pada bagian perut. Jika itu terjadi, Anda bisa segera berkonsultasi dengan dokter Anda terkait kondisi ini.

  1. Pemeriksaan Kehamilan

Saat memeriksakan kehamilan, dokter kandungan Anda mungkin akan melakukan pengecekan pada mulut rahim. Saat melakukan hal tersebut, jari dokter akan memisahkan kantong ketuban dari dinding rahim Anda. Aktivitas ini akan memicu keaktifan hormon prostaglandin sehingga terjadi aktivitas di rahim. Sedikit flek serta rasa keram normal terjadi setelah melakukan aktivitas ini.

Selain karena memang sudah waktunya bayi untuk lahir, kontraksi juga bisa terjadi karena beragam hal. Jika takut kegiatan Anda akan berpengaruh buruk pada pergerakan otot di rahim Anda, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter. Manfaatkan layanan konsultasi online dengan dokter kandungan di orami.co.id, agar Anda tak merasa khawatir untuk beraktivitas saat hamil.

Leave a Comment