Cara Menerapkan Social Commerce Indonesia dengan Efisien

Social commerce Indonesia merupakan sebuah cara yang dilakukan untuk transaksi penjualan dan pembelian produk melalui media sosial. Cara transaksi ini sudah banyak diterapkan bagi pebisnis pemula atau pun yang sudah lama. Berikut cara menerapkan social commerce dengan efisien.

  1. Menggunakan Facebook

Langkah paling awal dengan mengoptimalkan penggunaan media sosial. Mulai dari Facebook yang bisa menjadi pilihan. Anda lakukan survei terlebih dahulu bagaimana Facebook menawarkan pemasarannya. Disebut bisa dicantumkan website dari perusahaan sehingga produk nantinya bisa diakses langsung oleh para calon pembeli.

Facebook yang digunakan untuk berinteraksi untuk calon pembeli adalah lewat messenger. Kelebihan menggunakan Facebook yaitu bisa upload produk dan informasinya. Anda juga bisa mengatur katalog produk yang ingin dijual dengan rapi. Penjualan langsung dari halaman yang dimiliki. Hanya saja perlu dilakukan pengelolaan order agar pesanan bisa dikirim.

Nah, Facebook juga menyediakan fasilitas untuk melakukan promosi produk yang dijual. Atur halaman Facebook ini dengan rapi. Tidak perlu menempatkan semua produk di shop Facebooknya, cukup dengan memilih produk yang terbaik atau direkomendasikan.

  1. Mencoba di Twitter

Anda juga bisa menggunakan Twitter, di mana produk yang Anda tweet akan menyertakan tombol buy. Twitter juga bisa melakukan iklan seperti Facecook sehingga jaringan calon konsumennya menjadi lebih luas. Tingkatkan percakapan tentang produk yang Anda jual agar selalu muncul di tweet. Produk pun akan menjadi lebih mudah muncul di beranda teman-teman.

  1. Instagram Terpopuler

Social commerce hari ini tak kalah banyak menggunakan Instagram sebagai media sosialnya. Di mana pengguna media sosial ini banyak sekali dan tak kalah aktifnya. Anda bisa membuat sebuah konten visual ataupun video yang menarik untuk membuat calon konsumen tertarik. Apalagi bisa ditampilkan dengan kesan instagramable.

.Anda tidak melulu memamerkan produk tetapi diselingi dengan berbagai konten hiburan atau edukatif namun tetap berhubungan dengan produk. Ini menjadi cara agar pengikut atau calon konsumen tidak jenuh melihat postingan yang Anda berikan.

  1. Mencantumkan Kontak Person

Cara berikutnya agar bisa efisien tentu dengan mencantumkan kontak yang mudah dihubungi. Anda bisa menyelipkannya dalam bentuk link yang langsung terhubung saat dihubungi atau dikunjungi lewat chat. Anda bisa mendapatkan pesanan produk jauh lebih banyak jika fleksibel dapat mengangkat dan menelpon kapan saja.

  1. Pengetahuan tentang Produk

Sudah menggunakan media sosial bahkan hampir semuanya dan Anda juga sudah mencantumkan kontak person tetapi pesanan masih sangat minim. Hal ini bisa terjadi karena Anda tidak memiliki pengetahuan tentang produk yang dipasarkan secara detail.

Jadi saat Anda yang menanyakan kondisi atau keberadaan produk tidak bisa dijelaskan dengan lihai. Jawaban para calon konsumen diabaikan begitu saja, tahukah Anda respon yang lambat akan membuat pembeli lari. Jadi usahakan untuk selalu standby jika memulai bisnis.

  1. Pengelolaan Keuangan

Apa pun bentuk bisnisnya tetap harus memiliki pengelolaan keuangan yang tepat dan teliti. Ini akan membuat social commerce dan pengelolaan keuangan bisa sejalan sehingga bisa meraih keuntungan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan. Anda tidak boleh mengabaikan hal ini jika akan memulai bisnis apa pun itu baik online ataupun offline.

Social commerce sebagai sebuah aktivitas belanja online hari ini membuat Anda memiliki peluang besar untuk menjadi bagian reseller dropship.   Tinggal memilih platform online yang tepat agar Anda meraih keuntungan dengan risiko terminim. Barangkali Anda bisa mengunjungi evermos.com untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk bisa bergabung menjadi reseller.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *