Hindari 6 Kesalahan Ini Ketika Membeli Motor Secara Kredit

Sepeda motor memang merupakan pilihan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya jumlah sepeda motor yang membuat tempat jual beli motor juga semakin banyak. Apa Anda sedang berkeinginan membeli motor secara kredit? Jika iya, pastikan Anda menghindari beberapa kesalahan berikut ini.

  1. Tidak Menghitung Keuangan Sendiri

Sebelum memutuskan untuk membeli motor secara kredit, pastikan Anda sudah menghitung terlebih dahulu berapa besar uang muka, cicilan per bulan, dan totol pembayaran nantinya. Jangan sampai keputusan Anda membeli kendaraan secara online hanya akan memberatkan keuangan Anda di kemudian hari.

Perhitungan yang paling ideal untuk cicilan kendaraan adalah 30 persen dari gaji keseluruhan Anda. Jika besarnya cicilan lebih dari 30 persen gaji Anda sebaiknya tunda keinginan untuk memiliki tunggangan baru atau ganti pilihan motor Anda. Pasalnya jika Anda melalukan kesalahan pada poin yang satu ini akan berdampak pada keuangan.

  1. Pilih Perusahaan Leasing Palsu

Tingginya keinginan masyarakat untuk membeli motor secara kredit membuat semakin banyak pula perusahaan leasing yang memfasilitasi kegiatan jual beli motor. Semua perusahaan kredit tersebut selalu berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik. Namun jangan mudah tergoda ya, pastikan Anda mengenal perusahaan itu dengan baik.

Anda perlu memilih perusahaan leasing dengan saksama. Pastikan Anda memilih perusahaan kredit yang sudah terdaftar di Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia atau APPI. Tak hanya itu saja, pastikan untuk memilih perusahaan kredit dengan reputasi baik dan memiliki banyak kantor cabang di berbagai daerah.

  1. Memilih Jangka Waktu Kredit Yang Paling Panjang

Persaingan yang terlalu ketatĀ  membuat perusahaan leasingmembuat lebih banyak perusahaan kredit yang memberikan program yang lebih meringankan. Cara ini terap tercapai dengan memberikan penawaran uang muka rendah dengan cicilan yang lebih ringan dan jangka waktu yang relatif lebih panjang. Cukup menguntungkan bukan?

Namun begitu Anda jangan hanya terpatok pada cicilan ringan saja. Pastikan juga Anda mengetahui seberapa besar bunganya. Pasalnya bunga yang tingi juga akan membuat hutang Anda semakin banyak. Untuk itu pastikan untuk mengetahui berapa besaran bunganya, usahakan pilih cicilan yang ringan dengan jangka waktu yang pendek.

  1. Tidak Memperhatikan Tanggal Pembayaran

Setiap pembayaran cicilan sepeda motor tentunya harus dilakukan sebelum atau tetap pada tangan yang sudah ditetapkan. Jangan sampai Anda telat membayar cicilan bulanan. Sebab keterlambatan membayar akan dikenakan denda. Jadi mengetahui tanggal pembayaran untuk menghindari keterlambatan yang menambah pengeluaran.

  1. Tidak Menggunakan Asuransi

Produk asuransi kendaraan biasanya merupakan hal yang kerap diabaikan oleh calon pembeli. Pasalnya hal yang satu ini cenderung dirasa tidak penting dan menambah pengeluaran saja. Namun sebenarnya memiliki asuransi akan memberikan keuntungan bagi Anda jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan atau bahkan kecelakaan.

  1. Tidak Mencari Tahu Kapan BPKB Bisa Diambil

Pada umumnya BPKP akan diberikan kepada sang pembeli jika sudah menyelesaikan urusan administrasi dengan pihak leasing. Namun bahkan terkadang ada beberapa pihak leasing yang mempersulit proses pengambilan BPKB. Jadi sebaiknya Anda mengetahui dengan jelas mengenai kapan dan bagaimana sistematika pengambilan BPKB.

Itulah beberapa kesalahan yang perlu Anda hindari ketika jual beli motor secara kredit. Pastikan untuk memperhatikan hal di atas ya agar semuanya dapat berjalan dengan lebih lancar. Yamaha merupakan salah satu rekomendasi brand sepeda motor yang bisa Anda pilih untuk mendapatkan kendaraan yang lebih inovatif dan terdepan.

Leave a Comment