Mengenal Bahan Linen, Produk Tekstil Tertua

Ada banyak sekali bahan kain yang saat ini bisa ditemukan. Bahan-bahan tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Selain itu juga beberapa bahan sangat cocok untuk digunakan di kondisi iklim tertentu. Salah satu jenis kain yang cukup dikenal yaitu kain linen. Anda yang ingin mengetahui pengertian dari bahan linen, maka perlu baca ulasan di bawah ini.

Apa itu Kain Bahan Linen?

 

Menurut sejarahnya sendiri linen telah dipakai sejak zaman neolitik di Benua Eropa sekitar 36.000 tahun yang lalu. Itulah sebabnya bahan linen ini kerap kali disebut sebagai produk tekstil yang tertua di dunia. Bahan linen dibuat dari serat rami, yaitu sebuah tanaman yang saat ini telah mulai dibudidayakan hampir di semua negara di dunia.

Rami sudah lama digunakan untuk pembuatan serat yang selanjutnya di pintal menjadi benang, lalu ditenun untuk dijadikan kain. Kain linen itu sendiri berasal dari bahasa latin, yaitu linum usitatissimum.

Tekstur dari bahan linen memang cukup tebal, sehingga di sini agak kaku. Namun meski begitu bahan tersebut ringan dengan permukaannya yang cenderung halus. Ciri utama dari kain bahan linen yaitu mempunyai serat benang yang terlihat jelas dan besar.

Ciri inilah yang membuatnya tampak unik dan berbeda dari jenis-jenis kain yang lain. Ada banyak sekali keunggulan yang dimiliki oleh bahan linen. Anda yang tertarik untuk memakai kain dengan bahan tersebut, maka perlu mengetahui apa saja keunggulan-keunggulan itu.

Lebih Kuat Jika Dibandingkan Katun

Tak dapat dipungkiri bahwa bahan linen berkali-kali lipat lebih kuat daripada bahan katun. Selain itu linen juga mempunyai serat yang cukup tinggi sehingga akan lebih cepat kering ketika Anda jemur.

Cocok Bagi Semua Iklim

Kain dengan bahan linen ini sangat cocok untuk digunakan di semua iklim. Hal itu dikarenakan tekstur dari kain tersebut memang cenderung lembut, sehingga akan terasa dingin ketika Anda pakai, terlebih ketika udara di luar panas. Selain itu juga serat kainnya yang tebal membuat bahan linen terasa hangat ketika dipakai di udara yang dingin.

Tidak Mudah Rusak

Makin sering dicuci permukaan kain linen tersebut akan jadi makin lembut. Dengan perawatan yang benar dan tepat, maka kualitas serta keindahan dari bahan linen ini bisa bertahan hingga bertahun-tahun lamanya.

Untuk melakukan perawatan bahan linen ini Anda bisa memakai pewangi dan pelembut pakaian. Pastikan Anda memilih produk pelembut pakaian yang tepat agar nantinya tidak merusak kain. Selain itu produk pelembut pakaian yang harus Anda gunakan mampu memberikan keharuman yang bisa bertahan lama di kain linen.

Untuk mengetahui bagaimana cara melakukan perawatan kain linen maka berikut ini adalah langkah-langkahnya.

  • Anda harus mencuci bahan linen dengan air bersuhu ruang. Suhu ruang di sini bukan air hangat ataupun air yang terlampau dingin.
  • Hindari memakai pemutih karena hal itu hanya akan membuat serat bahan linen jadi rusak.
  • Jika Anda mencuci memakai tangan, maka hindari merendam bahan linen terlalu lama. Namun jika di sini Anda mencuci memakai mesin cuci atur proses pengeringan di tingkat rendah agar tidak kering sempurna. Pendingan yang agak lembab akan lebih mudah untuk disetrika.
  • Jika di sini bahan linen milik Anda terkena noda, maka bersihkan lebih dahulu noda tersebut sebelum Anda mencucinya.
  • Simpan pakaian dengan bahan linen tersebut dengan cara digantung. Karena jika di sini Anda ingin melipatnya, maka bagian lipatan akan terlihat jelas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Keunikan Outlander Sport dari Exteriornya

Sun Jun 12 , 2022
Tidak hanya interior saja yang harus Anda perhatikan saat memilih mobil Outlander Sport, namun juga keunikan eksteriornya. Exterior atau bagian luar yang dimaksud meliputi. Jenis Ban yang Digunakan Untuk velg dan ban, mobil keluaran brand beken ini menggunakan jenis radial dengan ukuran 215/60 R17 96H. Ukuran tersebut termasuk sedang untuk […]